Ia meminta agar tidak memusuhi mantan pengurus atau anggota dari HTI karena semua adalah anak bangsa.
Said menegaskan, semua negara Islam di dunia menolak keberadaan Hizbut Tahrir, bahkan Pakistan pun menolak.
"Semua negara Islam di dunia ini menolak Hizbut Tahrir, 22 negara menolak, sampai Pakistan," kata dia.
Said Aqil menyatakan, berdirinya Hizbut Tahrir adalah untuk membebaskan Palestina.
"Dulu namanya Hizbutahrir Lil Palestin, gerakan untuk merebut kemerdekaan Palestina, kemudian namanya diganti Hisbut Tahrir yang artinya luas dan bias (yaitu) memerdekakan, membebaskan umat Islam dari sekat-sekat nation. jadi ke sana artinya dari gerakan memerdekakan Palestina malah tafsirnya itu membebaskan dari sekat-sekat nasional," papar dia.









0 komentar:
Posting Komentar