Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang mengintruksikan jajarannya untuk menyelesaikan tuduhan makar yang diberitakan media daring tirto.id melalui Dewan Pers.
Upaya tersebut, menurut Sahroni, sebagai bagian dari kearifan Gatot untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta keutuhan NKRI.
Sahroni menilai TNI dan Polri telah melaksanakan tugas yang baik dalam pengamanan proses pemungutan suara Pilkada DKI 2017 pada 19 April lalu.
Sahroni menambahkan, gubernur DKI terpilih adalah pilihan masyarakat Jakarta. karena itu, masyarakat harus mendukungnya demi kebaikan pembangunan Jakarta ke depan.
TNI sebelumnya berencana melaporkan media daring tirto.id ke Polri, karena mempublikasikan hasil investigasi wartawan asing Allan Nairn, tentang dugaan keterlibatan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam upaya makar terhadap pemerintahan Joko Widodo.
Publikasi Tirto.id pada 19 April lalu tersebut, merupakan terjemahan dari versi bahasa Inggris yang diterbitkan sebelumnya di media daring The Intercept.
The Intercept sebelumnya dikenal dengan publikasi dokumen-dokumen pemerintah Amerika Serikat yang dibocorkan Edward Snowden, bekas pegawai Badan Pertahanan Nasional Amerika Serikat (NSA).
Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan pihaknya batal melapor ke polisi atas instruksi Panglima TNI Gatot Nurmantyo, yang tidak ingin kasus itu menjadi polemik di masyarakat. namun, pihaknya akan mengadukan Tirto.id ke Dewan Pers pada Selasa, 25 April 2017.
Wuryanto menegaskan artikel investigasi yang ditulis Allan Nairn soal rencana makar atau penggulingan Presiden Joko Widodo oleh sejumlah pensiunan dan perwira tinggi aktif di TNI adalah informasi bohong atau hoax.









0 komentar:
Posting Komentar