DPW PKS Jawa Timur menyiapkan tim pendamping terhadap kadernya Muhammad Nadir Umar yang ditangkap Densus 88 Antiteror. anggota DPRD Pasuruan itu ditangkap di Bandara Internasional Juanda.
Arif mengatakan, doktrin PKS yang dipahami dan dilaksanakan seluruh kader dan pengurus tidak pernah mengajarkan kekerasan. "Kami bahkan menolak tegas dakwah yang dilakukan dengan cara-cara kekerasan," kata dia.
Arif menyatakan, pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. selain itu, ia berharap proses hukum berjalan dengan obyektif dan profesional dengan tetap memberikan hak-hak yang bersangkutan, seperti pendampingan hukum.
Muhammad Nadir Umar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, ditangkap Tim Densus 88 bersama Polda Jatim pada Sabtu petang, 8 April 2017.
Politikus PKS itu dijemput tim Densus 88 di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda sekitar pukul 15.21 WIB. ia diamankan saat turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan XT 327 rute Kuala Lumpur-Surabaya.









0 komentar:
Posting Komentar