Tim Densus 88 Anti-Teror menjemput Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai PKS Muhammad Nadir Umar. politikus PKS itu dijemput di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda sekitar pukul 15.21 WIB, Sabtu 8 April 2017, saat turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan XT 327 rute Kuala Lumpur - Surabaya.
Muhammad Nadir Umar dideportasi dari Turki melalui Malaysia bersama Anggota LSM Forum Dakwah Nusantara (FDN) Budi Mastur. namun, Budi Mastur dijemput Densus 88 juga di Bandara Husein Sastra Negara Bandung.
Berikut ini kronologis mulai dari keberangkatan keduanya ke Suriah hingga dideportasi :
31 Maret 2017
Berangkat melalui rute Bandung, Surabaya - Kuala Lumpur - Istanbul.
1 April 2017
Tiba di Istanbul dan dijemput perwakilan dari Qoirum Umah yang berada di Istanbul. pada sore harinya kemudian sempat mengunjungi tempat pengungsian warga Palestina di Istanbul (penyaluran bantuan).
2 April 2017
Berangkat ke Gazianteb untuk penyaluran bantuan dan kemudian sore harinya dilanjutkan ke Kota Rayhanli (perbatasan Turki - Suriah). setelah selesai melakukan penyaluran bantuan kemudian menginap di kantor cabang Qoiru Umah di Rayhanli dan kemudian kembali ke Istanbul.
4 April 2017
Berangkat ke Lebanon dari Istanbul dan setelah sampai di Lebanon, terkendala mengenai visa dan kemudian dikembalikan ke Istanbul dan setelah sampai di Istanbul kemudian diketahui bahwa mereka telah memasuki daerah perbatasan dan kemudian diamankan oleh Imigrasi.
5 April 2017
Dilakukan pemeriksaan oleh rumah sakit di Istanbul.
6 April 2017
Dideportasi ke Indonesia (Bandung dan Surabaya) via Kuala Lumpur.









0 komentar:
Posting Komentar